Monday, November 12, 2012

2 Penyebab Keterlambatan Tunjangan Guru

Advertisement

Direktur Pembinaan Pendidikan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud), Sumarna Surapranata mengakui bahwa tunjangan profesi guru (TPG) sering terlambat sampai pada guru penerima. Penyebab utamanya menurut Sumarna, dana itu urung dikirim karena banyak guru yang terganjal masalah syarat penerimaan saat verifikasi data dilakukan. "Ada guru yang tidak dibayar karena tidak memenuhi waktu minimal mengajar 24 jam. Kalau tetap dibayar, nanti kena sanksi," kata Pranata, Jumat (17/8/2012), di gedung Kemdikbud, Jakarta.

Dia menambahkan, penyebab lainnya adalah dana yang tersedia di kas umum daerah tidak mencukupi. Kekurangan dana itu terjadi karena banyak guru berstatus pegawai negeri sipil (PNS) yang naik golongan sehingga berpengaruh pada perubahan gaji pokok guru tersebut. Pasalnya, nominal TPG untuk guru PNS adalah satu kali gaji pokok.

"Akhirnya banyak daerah yang mencari cara untuk menyiasati hal itu," ujarnya. Keterlambatan pembayaran TPG terjadi merata hampir di seluruh daerah. Banyak guru yang mengeluh karena di masa memasuki triwulan ketiga, TPG triwulan pertama dan kedua belum juga diterima.

Pemerintah berdalih, dana tunjangan telah diserahkan semua melalui pemerintah kabupaten/kota. Keterlambatan terjadi karena ada kesalahan di tingkat daerah.

Sumber : Kompas

Related Articles:

3 comments:

  1. Daerah selalu menjadi penyebab keterlambatan bahkan memanfaatkan agar guru membayar saat pemberkasan,setelah pencairan dll
    Maka lebih baik di ambil alih langsung pusat mengirim ke rekening guru.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Trims pendapatnya pak, tampaknya pihak Kemdikbud akan memberlakukan kebijakan seperti yang bapak inginkan, Salam:)

      Delete
  2. sebaiknya pengucuran dana TPG langsung dari pusat, masalah administrasi bisa melalui online jadi tidak ada lagi pungutan liar di daerah.

    ReplyDelete