Tuesday, December 4, 2012

Cara Uji publik kurikulum 2013

Advertisement

Draft kurikulum 2013 yang akan digunakan tahun 2013 sebagai pengganti Kurikulum KTSP terus dimatangkan oleh Pemerintah. Raancangan kurikulum tersebut dibahas secara internal yang dilaksanakan tiap pekan. Setelah disusun berbagai alternatif struktur kurikulum, hasil tersebut dipaparkan kepada Wakil Presiden Republik Indonesia, Prof. Boediono. Fase selanjutnya adalah uji publik guna mengetahui pendapat publik / masyarakat. Uji publik bisa dikatakan untuk melakukan semi-sosialisasi dari (draft) standar yang sedang dikembangkan sehingga publik dapat mengetahui lebih dini atas standar kurikulum yang akan diterbitkan. Di samping itu, uji publik dilakukan untuk menjaring komitmen dari berbagai pihak. Dengan demikian dapat dikatakan bahwa uji publik ini bukan untuk membatalkan draft. Namun untuk memberi sran / kritik sisi mana harus diperbaiki. Masukan dari masyarakat akan membantu untuk penerapan kurikulum 2013 yang sempurna. Nantinya hasil uji publik ini akan disusun dalam sebuah rekomendasi yang kemudian akan digunakan untuk menyempurnakan struktur kurikulum baru pengganti Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP) yang selama ini berlaku di Indonesia.

Pemerintah telah menjadwalkan uji publik kurikulum mulai Kamis tanggal 29 November 2012. Proses uji publik kurikulum 2013 ini ditargetkan berlangsung selama tiga minggu. Masyarakat diminta memberi masukan dan pendapat saat uji publik berlangsung. Setiap orang bebas berpendapat dalam uji publik ini. Bagian mana yang tidak setuju bisa diungkapkan. Dalam uji publik kurikulum 2013 ini, masyarakat berhak untuk memberikan saran maupun kritikan terhadap perombakan kurikulum ini. Karena, perubahan kurikulum ini berkaitan dengan kualitas pendidikan di Indonesia yang butuh dukungan dari masyarakat.

Cara Uji Publik Kurikulum 2013

Online

Uji publik pengembangan kurikulum 2013 untuk berbagai kalangan juga dibuka secara online melalui laman http://kurikulum2013.kemendikbud.go.id. Pemerintah berharap menjaring masukan banyak pihak untuk penyempurnaan kurikulum 2013 melalui uji publik. Kemdikbud siap menerima perubahan uji kurikulum 2013. Namun bukan pembatalan, melainkan penyempurnaan.

Roadshow

Selain digelar secara online uji publik kurikulum 2013 juga dilaksanakan secara offline dengan roadshow. Uji publik dilakukan dengan roadshow ini melibatkan berbagai kalangan seperti sekolah, guru, pengamat pendidikan, praktisi pendidikan, anggota DPR, PGRI, persatuan guru lapisan masyarakat lainnya. Tentu saja Kepala Dinas dan Kepala Bidang dari Dinas dan kesatuan yang berkaitan pun berhak memberikan saran atau kritikan yang bersifa konstruktif.

Roadshow akan dimulai di 5 (lima) kota besar yaitu Ibukota Negara : Jakarta, Medan, Yogyakarta, Denpasar, dan Makassar Sulsel. Pemilihan kelima kota ini didasarkan pada jumlah penduduk, kepadatannya dan jumlah peserta didiknya. Selain lima kota tersebut, terdapat 33 kota dan kabupaten yang juga dipilih sebagai tempat uji publik. Teknis uji publik yang digelar dengan roadshow tersebut akan berisi paparan, pembahasan, diskusi, tukar pikiran, dan penyusunan kompetensi seperti untuk standar kelulusan. Berbagai masukan yang berhasil dihimpun akan diterima dan dievaluasi oleh Kemendikbud untuk menyempurnakan kurikulum yang akan berlaku pada Juni 2013.

Sistem

Sistem yang akan digunakan dalam uji kurikulum adalah sistem pasif dan sistem aktif akan dijalankan pada uji publik kurikulum 2013 yang akan menggantikan Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP). Cara pertama seperti dengan roadshow di kota-kota dan cara kedua adalah secara pasif, yaitu dengan membuka ruang bagi masyarakat untuk memberi masukan melalui website serta pengiriman dokumen ke instansi terkait. Uji publik secara aktif akan dilakukan dengan mengadakan roadshow ke sekolah-sekolah serta melakukan pertemuan dengan para guru, sekolah, dan pengamat pendidikan, serta para pengambil kebijakan.

Sementara untuk cara pasif, kementerian akan meng-upload draft perubahan kurikulum melalui laman resmi Kemdikbud sehingga dapat diakses masyarakat luas untuk diberi saran dan masukan. Tak hanya itu, dokumen draf kurikulum akan dikirimkan langsung ke seluruh sekolah dan perguruan tinggi.

Sebagai info bahwa pengembangan Kurikulum 2013 dilakukan dalam (4) empat tahap. Tahap pertama berupa penyusunan kurikulum di lingkungan internal Kemdikbud dengan melibatkan sejumlah pakar dari berbagai disiplin ilmu dan praktisi pendidikan. Tahap kedua adalah pendeskripsian desain Kurikulum 2013 di depan Wapres selaku Ketua Komite Pendidikan. Tahap ketiga, pelaksanaan uji publik guna mendapatkan tanggapan dari berbagai elemen masyarakat. Dan, tahap keempat, kegiatan penyempurnaan untuk selanjutnya ditetapkan menjadi Kurikulum 2013.

Demikian info Uji Publik Kurikulum 2013 kami sampaikan dengan harapan dapat memberikan setitik sumbangan bagi penyempurnaan Uji Publik Kurikulum 2013. Amin Ya Rabbal Alamin!

Dibuat dengan bersumber pada bahan-bahan resmi Kemdikbud dan sumber lainnya.

Copyright@2012 sertifikasi-guru.com

Related Articles:

0 comments:

Post a Comment