Friday, October 26, 2012

Download Kisi-kisi UKA

Pemerintah (Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan/Kemendikbud) menerapkan uji kompetensi awal (UKA) bagi guru yang berhak ikut sertifikasi yang diterapkan mulai tahun 2012 ini. Teknisnya Kemdikbud mengundang sekitar 300.000 guru di seluruh Indonesia untuk ikut ujian tulis UKA. Hal tersebut terungkap dalam Rapat Koordinasi Persiapan Pelaksanaan UKA 2012 yang dilaksanaakn Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pendidikan dan Penjaminan Mutu Pendidikan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Hadir antara lain sejumlah pimpinan lembaga pendidik tenaga kependidikan (LPMP), dan Lembaga Penjaminan Mutu Pendidikan (LPMP).

Download Kisi-kisi UKA

  1. Kisi-kisi UKA Guru Paud / TK, Download
  2. Kisi-kisi UKA Guru SD, Download Kisi-kisi Guru Kelas SD, Guru Kelas SDLB
  3. Kisi-kisi UKA Guru SMP, Download Kisi-kisi IPA SMP, IPS SMP
  4. Kisi-kisi UKA Guru SMK, Download Kisi-kisi Kewirausahaan SMK, Kesehatan SMK
  5. Kisi-kisi UKA Guru SMA, Download Kisi-kisi Bhs Arab SMA, BK SMA

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Mohammad Nuh, yang membuka rapat korodinasi mengatakan pelaksaan UKA ini penting untuk memetakan kompetensi guru. Menteri mengatakan, penyelenggaraan UKA merupakan ikhtiar untuk mendapatkan pendidik yang berkualitas. Kualitas guru berkontribusi penting untuk mendorong prestasi siswa.

Terkait dengan kuota guru yang belum terpenuhi, Nuh meminta supaya sebanyak 15.000 kuota yang belum terisi dialihkan ke daerah lain yang masih memiliki guru yang layak ikut sertifikasi. Saat ini, ada sekitar 2,9 juta guru. Para guru yang lulus tes berhak ikut pendidikan dan pelatihan profesi guru (PLPG) selama 10 hari. Namun, mereka masih akan menjalani tes akhir, untuk menentukan apakah para guru layak mendapat sertifikat pendidik profesional atau tidak.

Adapun guru yang tidak lulus UKA diberi kesempatan untuk mengulang tahun depan. Para guru ini dibantu untuk siap melaksanakan UKA berikutnya.

Read More...

Download Materi PLPG Guru

Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud) Indonesia melakukan pembinaan pada para guru yang tidak lolos Uji Kompetensi Awal (UKA). Mendikbud Mohammad Nuh menjelaskan, dalam proses pembinaan itu, para guru akan diberikan berbagai ilmu pendidikan keguruan. Seperti metodologi pengajaran hingga materi lainnya.

Para guru yang dinyatakan lolos UKA 2012 akan memasuki tahap Pendidikan dan Latihan Profesi Guru (PLPG) selama 10 hari di lembaga penyelenggara pendidikan dan latihan profesi guru. Menurutnya, pendidikan di PLPG tersebut sengaja disiapkan agar guru semakin mantap dan siap bersaing di tahap Uji Kompetensi Akhir.

Download Materi PLPG Guru

  1. Cover Materi PLPG Guru Download
  2. Pengantar, sambutan, dan daftar isi Materi PLPG Guru Download
  3. Isi Materi PLPG Guru Download
"Siapa yang layak masuk PLPG, harus ikut UKA dulu. Kalau sudah lulus (UKA), maka ikut PLPG dan kemudian ikut uji kompetensi akhir. Nah, kalau sudah dinyatakan lulus uji kompetensi akhir, maka tercatat sebagai guru bersertfikat," jelasnya.

Selanjutnya ia menegaskan, pelaksanaan uji kompetensi tidak hanya untuk menciptakan guru profesional. Akan tetapi, juga untuk mengukur kinerja badan penyelenggara pendidikan dan latihan profesi guru. "Pemerintah tidak hanya mengevaluasi kompetensi para guru. Tetapi juga sekaligus mengevaluasi lembaga penyelenggara pendidikan dan latihan profesi guru itu. Sehingga semuanya akan terlihat jelas bagaimana kondisinya," imbuhnya.

Read More...

Download Kisi-kisi UKG

Pelaksaan UKG (Uji kompetensi guru) bertujuan guna memetakan penguasaan kompetensi guru baik kompetensi pedagogik maupun profesional sebagai dasar pertimbangan pelaksanaan program pembinaan dan pengembangan profesi guru dalam bentuk kegiatan pengembangan keprofesian berkelanjutan. Pengembangan keprofesian berkelanjutan dilaksanakan dan diperuntukkan bagi semua guru baik yang sudah bersertifikat maupun belum bersertifikat. Untuk meningkatkan efektivitas dan efisiensi pembinaan profesi tersebut diperlukan pemetaan kompetensi yang secara detail bisa mendeskripsikan kondisi objektif kompetensi, materi serta strategi pembinaan yang dibutuhkan oleh guru. Uji kompetensi guru tahun 2012 yang dilaksanakan secara nasional ini merupakan pelaksanaan uji kompetensi guru yang kedua kalinya selama 10 tahun terakhir. Tahun 2004 Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan pernah melakukan uji kompetensi guru secara nasional yang dikoordinasikan oleh Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar dan Menengah.

Hasilnya diinformasikan kepada Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota digunakan sebagai dasar dalam penentuan program pembinaan guru. Hasil UKG tahun 2012 ini akan diintegrasikan dengan program penilaian kinerja guru dan pengembangan keprofesian berkelanjutan sebagaimana diamanatkan dalam Permenpan dan RB Nomor 16 Tahun 2009 sebagai persyaratan kenaikan pangkat dan jabatan fungsional guru.

Download Kisi-kisi UKG

  1. Kisi-kisi UKG Guru TK, Download Kisi-kisi Guru Kelas TK
  2. Kisi-kisi UKG Guru SD, Download Kisi-kisi Guru Kelas SD, Guru Kelas SDLB, Bahasa Inggris SD, Penjaskes SD
  3. Kisi-kisi UKG Guru SMP, Download Kisi-kisi Matematika SMP, IPA SMP, IPS SMP, untuk mapel yang lainnya bisa anda download lengkap melalui link ini
  4. Kisi-kisi UKG Guru SMK, Download Kisi-kisi Matematika SMK, IPA SMK, IPS SMK, Fisika SMK, untuk mapel yang lainnya bisa anda download lengkap melalui link ini
  5. Kisi-kisi UKG Guru SMA, Download Kisi-kisi Matematika SMA, Fisika SMA, Kimia SMA, Biologi SMA, untuk mapel yang lainnya bisa anda download lengkap melalui link ini
  6. Kisi-kisi UKG Guru Kepala Sekolah dan Pengawas Sekolah, Download Kisi-kisi UKG Kepala Sekolah, Download Kisi-kisi UKG Pengawas Sekolah

Pengembangan instrumen uji kompetensi awal terdiri dari kisi-kisi dan butir soal. Soal UKG dikembangkan oleh Tim Ahli dengan bentuk soal obyektif tes jenis pilihan ganda dengan 4 opsi pilihan jawaban. Komposisi instrumen tes adalah 30% kompetensi pedagogik dan 70% kompetensi profesional dengan waktu pengerjaan soal ujian adalah 120 menit dan jumlah soal maksimal 100 butir soal. Kecuali guru Tuna Netra waktu yang diberikan 180 menit.

Aspek kompetensi yang diujikan

1. Kompetensi Pedagogik Standar kompetensi pedagogik sesuai dengan Permendiknas sebagai berikut:



a. Mengenal karakteristik dan potensi peserta didik

b. Menguasasi teori belajar dan prinsip-prinsip pembelajaran yang efektif

c. Merencanakan dan mengembangkan kurikulum

d. Melaksanakan pembelajaran yang efektif

e. Menilai dan mengevaluasi pembelajaran Kompetensi yang diinginkan adalah konsistensi penguasaan pedagogik antara content dengan performance,yaitu bukan sekedar penguasaan guru tentang pengenalan peserta didik, model belajar, perencanaan, pelaksanaan, evaluasi, tetapi tes yang mampu memprediksi bagaimana guru mengintegrasikan kelimanya dalam pelaksanaan pembelajaran.

2. Kompetensi Profesional



a. Penguasaan materi, struktur, konsep dan pola pikir keilmuan yang mendukung mata pelajaran yang diampu.

b. Mengembangkan keprofesian melalui tindakan reflektif

c. Konsistensi penguasaan materi guru antara content dengan performance:

- teks, konteks, & realitas

- fakta, prinsip, konsep dan prosedur

- ketuntasan tentang penguasaan filosofi, asal-usul, dan aplikasi ilmu

Kisi-kisi dan soal UKG dijabarkan berdasarkan:



a. Permendiknas Nomor 16 Tahun 2007 tentang Standar Kualifikasi Akademik dan Kompetensi Guru.

b. Permendiknas Nomor 22 Tahun 2006 tentang Standar Isi.

c. Permendiknas Nomor 27 Tahun 2008 tentang Standar Kualifikasi Akademik dan Kompetensi Konselor.

d. Permendiknas Nomor 32 Tahun 2008 tentang Standar Kualifikasi Akademik dan Kompetensi Guru Pendidikan Khusus

e. Keputusan Direktur Jenderal Manajemen Pendidikan Dasar dan Menengah Nomor 251/C/KEP/MN/2008 tentang Spektrum Keahlian Pendidikan Menengah Kejuruan.

Kisi-kisi UKG perlu dipahami dengan baik oleh para peserta dan oleh pihak-pihak yang terkait ujian guru ini. Semoga bermanfaat, amin!

Read More...

Download Pedoman dan Materi Diklat Pasca UKA

Menurut data Kemdikbud bahwa lebih dari 32 ribu guru telah mengikuti diklat pasca UKA (Uji Kompetensi Awal). Puluhan ribu guru ini adalah mereka yang tidak lulus uji kompetensi awal (UKA) pada Februari 2012 lalu. Para peserta diklat di bidang studi kejuruan mengikuti diklat di Pusat Pengembangan dan Pemberdayaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan (P4TK). Sementara, guru dari bidang studi umum akan mengikuti diklat di Lembaga Penjaminan Mutu Pendidikan (LPMP). Guru yang mengajar di jenjang SMP/SMA mengikuti diklat di daerah yang telah ditentukan. Ada pun, untuk guru TK dan SD akan mengikuti diklat di daerah tempat guru tersebut mengajar.

Download Pedoman dan Materi Diklat Pasca UKA

  1. Pedoman Diklat Download
  2. Materi Bahasa Indonesia, Download Modul 1, Modul 2, Modul 3, Modul 4, Modul 5, Modul 6, dan Modul 7
  3. Materi IPA, Download Modul 1, Modul 2
  4. Materi IPS, Download Modul 1, Modul 2
  5. Materi Matematika, Download Modul 1, Modul 2
  6. Materi PKn, Download Modul 1, Modul 1, Modul 2
  7. Materi Kepala Sekolah - UKKS, Download

Diklat yang digelar secara massal ini khusus diperuntukkan bagi guru yang tidak lulus UKA. Guru yang lulus diklat nantinya akan mengikuti Pendidikan dan Pelatihan Profesi Guru (PLPG).

Sementara, guru yang tidak lulus diperbolehkan untuk mengikuti UKA di tahun selanjutnya hingga benar-benar dinyatakan lulus dan ikut uji kompetensi. Batas nilai minimal untuk lulus diklat adalah 65 yang berasal dari nilai beberapa proses, di antaranya, daya serap guru terhadap materi dan sikap selama mengikuti diklat. Semua penilaian kinerja guru dilakukan sebagai momen untuk meningkatkan kompetensi.

Read More...

Download Info OSN Guru

Olimpiade Sains Nasional (OSN) ke-11 tahun 2012 yang diselenggarakan di Jakarta, 2-7 September berhasil menempatkan Provinsi Jawa Tengah sebagai peraih medali terbanyak dalam ajang tersebut. Para pelajar dan guru asal provinsi tersebut mengumpulkan 96 medali yang terdiri dari 23 medali emas, 39 medali perak, dan 34 medali perunggu dalam kompetisi yang melombakan beragam bidang ilmu, di antaranya matematika, fisika, biologi, kimia, astronomi, kebumian, komputer, dan ekonomi. Lewat keberhasilan tersebut, Jawa Tengah mampu mempertahankan gelar juara umum OSN dalam dua tahun berturut-turut. Di posisi kedua, Jakarta menyabet 18 medali emas, 24 medali perak, dan 32 medali perunggu, mengungguli Jawa Timur yang berada di posisi ketiga dengan 13 medali emas, 24 medali perak, dan 32 medali perunggu. Peringkat tiga besar peraih medali ini sama persis dengan ajang OSN 2011 yang digelar di Kota Manado, Sulawesi Utara. Sementara itu, juara OSN Guru yang tahun ini merupakan penyelenggaraan kedua kalinya menempatkan Jawa Timur sebagai peraih medali terbanyak dengan 2 emas, 1 medali perak, dan 4 medali perunggu.

Apabila anda tertarik pada OSN Guru, kami sampaikan beberapa file yang bisa didownload :

Download Info OSN Guru

  1. File SK OSN silakan download
  2. File undangan OSN silakan download

OSN tahun ini diikuti oleh 3.102 peserta yang berasal dari seluruh Indonesia, mulai dari siswa tingkat dasar hingga menengah, serta guru. Penyelenggaraan OSN tahun ini dilakukan di sejumlah kota. OSN tingkat SMP digelar di Pontianak pada 28 Juni-4 Juli 2012, OSN tingkat SD, SMA, PKLK Dikmen, SMK, dan guru diselenggarakan di Jakarta. Sementara untuk tingkat PKLK Dikdas, kompetisi ini dilakukan di Denpasar, Bali. OSN tingkat SMK sendiri akan digelar di Yogyakarta pada bulan Oktober.

Read More...

Download Pedoman Sergur 2013

Panduan Sertifikasi Guru 2013 yang kami sampaikan filenya perlu dipahami dengan baik oleh semua unsur yang terkait dalam penyelenggaraan sertifikasi guru di pusat dan di daerah. Unsur pusat yaitu Pusat Pengembangan Profesi Pendidik, Lembaga Pendidikan Tenaga Kependidikan (LPTK), dan Lembaga Penjaminan Mutu Pendidikan (LPMP). Unsur daerah yaitu dinas pendidikan provinsi/kabupaten/kota, kepala sekolah, guru yang diangkat dalam jabatan pengawas, dan guru, serta unsur lain yang terkait dalam sertifikasi guru dalam jabatan tahun 2013.

Salah satu bagian penting dalam pelaksanaan sertifikasi guru adalah proses rekrutmen dan penetapan calon pesertanya. Untuk itu diperlukan sebuah pedoman yang dapat menjadi acuan bagi semua unsur tersebut. Terimakasih kepada Tim Sertifikasi Guru Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pendidikan dan Kebudayaan dan Penjaminan Mutu Pendidikan (BADAN PSDMPK-PMP) dan Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi (Ditjen Dikti) serta pihak lain yang telah berpartisipasi dalam penyusunan pedoman penetapan peserta sertifikasi guru ini. Pedoman Sertifikasi Guru dalam Jabatan tahun 2013 ini merupakan buku kesatu yang mengatur Pedoman Penetapan Peserta Sertifikasi Guru tahun 2013.

Untuk buku-buku pedoman yang lainnya yang mengatur permasalahan juknis Pelaksanaan Sertifikasi Guru, Pedoman Penyusunan Portofolio, Rambu-Rambu Pelaksanaan Pendidikan dan Latihan Profesi Guru (PLPG), serta Pedoman Pelaksanaan Uji Kompetensi belum dipublikasikan oleh Kemendikbud / Pemerintah.

Silakan anda boleh mendowload buku I Panduan Sertifikasi Guru 2013 berikut :

  1. Buku 1 Pedoman Penetapan Peserta silakan download disini.
  2. Lampiran Buku 1 Sertifikasi Guru 2013 disini.

Dalam buku tersebut diatur diantaranya tentang penetapan peserta sertifikasi guru tahun 2013 yang harus dilakukan secara transparan dan berkeadilan sesuai urutan prioritas. Dibahas juga tentang Latar Belakang, Dasar Hukum. Tujuan, Sasaran, serta Ruang Lingkup Pedoman sertifikasi guru. Di bab lain diatur Alur Sertifikasi Guru Dalam Jabatan serta Prinsip Sertifikasi Guru, peserta sertifikasi guru dalam jabatan, POS sertifikasi, serta pengendalian program. Demikian info Panduan Sertifikasi Guru 2013, Semoga bermanfaat!

Read More...

Wednesday, October 24, 2012

Download Panduan Sertifikasi Guru 2013

Kami sampaikan Panduan Sertifikasi Guru 2013 yang perlu dipahami dengan baik oleh semua unsur yang terkait dalam penyelenggaraan sertifikasi guru di pusat dan di daerah. Unsur pusat yaitu Pusat Pengembangan Profesi Pendidik, Lembaga Pendidikan Tenaga Kependidikan (LPTK), dan Lembaga Penjaminan Mutu Pendidikan (LPMP). Unsur daerah yaitu dinas pendidikan provinsi/kabupaten/kota, kepala sekolah, guru yang diangkat dalam jabatan pengawas, dan guru, serta unsur lain yang terkait dalam sertifikasi guru dalam jabatan tahun 2013.

Salah satu bagian penting dalam pelaksanaan sertifikasi guru adalah proses rekrutmen dan penetapan calon pesertanya. Untuk itu diperlukan sebuah pedoman yang dapat menjadi acuan bagi semua unsur tersebut. Terimakasih kepada Tim Sertifikasi Guru Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pendidikan dan Kebudayaan dan Penjaminan Mutu Pendidikan (BADAN PSDMPK-PMP) dan Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi (Ditjen Dikti) serta pihak lain yang telah berpartisipasi dalam penyusunan pedoman penetapan peserta sertifikasi guru ini. Pedoman Sertifikasi Guru dalam Jabatan tahun 2013 ini merupakan buku kesatu yang mengatur Pedoman Penetapan Peserta Sertifikasi Guru tahun 2013.

Untuk buku-buku pedoman yang lainnya yang mengatur permasalahan juknis Pelaksanaan Sertifikasi Guru, Pedoman Penyusunan Portofolio, Rambu-Rambu Pelaksanaan Pendidikan dan Latihan Profesi Guru (PLPG), serta Pedoman Pelaksanaan Uji Kompetensi belum dipublikasikan oleh Kemendikbud / Pemerintah. Silakan anda boleh mendowload buku I Panduan Sertifikasi Guru 2013 disini.

Dalam buku tersebut diatur diantaranya tentang penetapan peserta sertifikasi guru tahun 2013 yang harus dilakukan secara transparan dan berkeadilan sesuai urutan prioritas. Untuk itu BPSDMPK-PMP Kemdikbud telah mengembangkan AP2SG secara online dan terintegrasi dengan database NUPTK. Aplikasi tersebut telah difasilitasi dengan informasi persyaratan peserta dan prioritas perangkingan. Aplikasi bekerja secara otomatis menampilkan guru-guru yang memenuhi syarat. AP2SG menampilkan SELURUH daftar bakal calon sertifikasi guru tahun 2013-2015 berdasarkan hasil perbaikan data NUPTK yang dikirim oleh operator dinas pendidikan kabupaten/kota. Demikian info Panduan Sertifikasi Guru 2013, Semoga bermanfaat!

Read More...

Peserta Sergur 2013 Boven Digoel

Penyelenggaraan Sertifikasi Guru merupakan salah satu wujud implementasi dari UU Nomor 14 Tahun 2005 tentang Guru dan Dosen. Tahun 2013 merupakan tahun ketujuh pelaksanaan sertifikasi guru yang telah dilaksanakan sejak tahun 2007. Berbagai perbaikan penyelenggaraan sertifikasi guru terus dilakukan dari tahun ke tahun untuk mendapatkan hasil yang lebih baik. Penyelenggaraan sertifikasi guru tahun 2013 ada beberapa perubahan baik mekanisme penyelenggaraan maupun proses penetapan peserta. Perubahan mekanisme penyelenggaraan yaitu disampaikannya modul atau bahan ajar lebih awal kepada peserta PLPG sebelum mengikuti PLPG. Perubahan pada proses penetapan peserta yaitu penetapan peserta dilaksanakan setelah selesai uji kompetensi dan uji kompetensi diikuti seluruh guru yang belum bersertifikat pendidik dan telah memenuhi persyaratan. Adapun perangkingan dilakukan oleh sistem yang terintegrasi dengan data base NUPTK dan dipublikasikan secara online, penetapan sasaran/kuota berdasarkan keseimbangan usia dan keadilan proporsional jumlah peserta antar provinsi. Untuk Kabupaten Boven Digoel jumlah yang belum memegang sertikat pendidik berdasarkan data dari Pemerintah jumlahnya tidak banyak yakni sekitar 19 orang.

Di Kabupaten Boven Digoel Sertifikasi Guru telah dilaksanakan, hasilnya banyak guru yang sudah menyandang sertifikat pendidik dan berhak mendapatkan tunjangan profesi. Untuk Sertifikasi Guru tahun 2013 daerah ini pun bermaksud menyelenggarakan Sertifikasi Guru yang lebih baik lagi. Berikut kami sampaikan data Daftar guru yang belum bersertifikat pendidik di daerah ini yang ditetapkan sebagai peserta Sertifikasi Guru tahun 2013 berdasarkan informasi resmi dari Pemerintah / Kemendikbud. Perlu difahami bahwa penetapan peserta Sertifikasi Guru memperhatikan sejumlah persyaratan. Jadi, daftar guru yang belum memegang sertikat pendidik di bawah ini nantinya kalau mau mengikuti Sertifikasi Guru harus memenuhi persyaratan yang ditetapkan Pemerintah diantaranya bahwa guru dpersyaratkan memiliki kualifikasi akademik sarjana (S-1) atau diploma empat (D-IV) dari program studi yang terakreditasi atau minimal memiliki izin penyelenggaraan.

Daftar guru belum bersertifikat pendidik:Kabupaten Boven Digoel

NoNUPTKNamaTempat TugasPend.UsiaMKGol.
10559732635110023HERMAN IMBIRISD YPK ELIM BAGAISERWARS158_1038_11III/D
22544736640200023NATAN PARANDESMA N 1 SARMID354_0024_06IV/A
34644739640300052MARIA AMBANISD YPK PNIEL SAWARD251_0929_02III/D
46136740643200033FAHRUR ROZISMP N 2 BONGGOS150_0413_02III/D
55833743647110042FAUSTINUS SEFIRESMP N 2 SARMIS147_0721_10IV/A
66442746648200032JETARINSON SARAGIHSMP N 1 BONGGOS144_1112_04IV/A
77251746650300013SALONIKE RUMPAIDUSSMA WAHANA BHAKTI S144_0319_08II/D
80252746650200013IZASKAR KIMPersiapan WapoaniaS144_0313_02III/A
90949747650200022ISTAMARSD N INPRES MARARENAS143_0619_07III/C
105247747649300053SEVWEMERY H TETELEPTASMA YPK EBENHAIZER SARMIS143_0307_10III/C
117550749653300003DORLENTJI DOLIJ TIRISSD N INPRES SAMANENTED341_0099_00NON PNS
124355750651200003YANI LEGA TOKANSMA N 1 SARMIS140_0207_10III/A
134538750653110033MARINUS PASANGSMP N 1 BONGGOS140_0011_00IV/A
143462755656300013PITERNELA LEVINA MARWASMA YPK EBENHAIZER SARMIS135_0107_10III/C
156747756658200022DINDUS ALFONSIUS MIHA RADJASMP N 1 SARMIS134_0808_05III/B
168659757660200002GABRIEL J E RUDAMAGASMA YPK EBENHAIZER SARMIS133_0907_04III/C
173442757660300023NOVIANI BURWOSSMA N 1 SARMIS133_0109_00III/C
186135758660300043MARTINA F.DIMOMONMAUSMA YPK EBENHAIZER SARMIS132_0407_02III/B
190358763665300073RANI DEWI LATUMAHINASD PERSIAPAN KASUKWED227_0204_05

Demikian sebagian guru yang belum bersertifikat pendidik di daerah Kabupaten Boven Digoel. Untuk data yang lebih lengkap silakan bisa Anda lihat disini, Terima kasih!

Sosialisasi penetapan peserta sertifikasi guru dalam jabatan tahun 2013 dilaksanakan dengan melibatkan peserta dari LPMP, dinas pendidikan provinsi, dinas pendidikan kabupaten/kota, dan guru calon peserta sertifikasi. Materi sosialisasi antara lain alur pelaksanaan sertifikasi guru, persyaratan peserta sertifikasi guru, mekanisme penetapan peserta melalui AP2SG, dan jadwal pelaksanaan sertifikasi guru.

Demikian info Daftar guru belum bersertifikat pendidik yang kemungkinan menjadi peserta sertifikasi guru tahun 2013. Semoga bermanfaat! Amin Ya Rabbal Alamin!

Read More...

Saturday, October 13, 2012

Kode Bidang Studi Sertifikasi Guru 2012

Bidang studi sertifikasi guru merupakan bidang studi yang ditempuh oleh guru dalam mengikuti sertifikasi guru sesuai dengan kompetensi yang dimiliki guru sebagai guru profesional yang tercantum dalam sertifikat pendidik. Guru harus menetapkan bidang studi sertifikasi guru sesuai dengan latar belakang pendidikan dan kompetensi yang dikuasainya. Harus disadari oleh guru bahwa bidang studi sertifikasi guru ini akan terus melekat dalam tugas mengajar yang akan dilaksanakan oleh guru selama guru tersebut mengajar. Dengan kata lain, guru harus konsisten dengan pilihannya secara profesional karena guru harus mengajarkan bidang studi atau mata pelajaran tersebut selama bertugas sebagai guru.

Kode bidang studi sertifikasi guru ditetapkan sebagai pengelolaan data pelaksanaan sertifikasi guru yang ditunjukkan dalam nomor peserta sertifikasi guru pada digit 7, 8, dan 9. Pemberian kode bidang studi selama pelaksanaan sertifikasi guru yang dimulai dari tahun 2007 mengalami perubahan pada tahun 2009. Adanya perubahan tersebut didasarkan atas struktur kurikulum yang berlaku sebagaimana tertuang dalam Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 22 Tahun 2006 tentang Standar Isi dan spektrum program studi pada sekolah menengah kejuruan (SMK) yang mulai diimplementasikan pada tahun 2009. Dengan adanya perubahan kode bidang studi sertifikasi guru tersebut, maka perlu adanya penyesuaian kode bidang studi bagi peserta sertifikasi guru sebelum tahun 2009.

Mekanisme Konversi Kode dan Nama Bidang Studi Sertifikasi Guru

Konversi kode bidang studi sertifikasi guru hanya diperuntukkan bagi peserta sertifikasi guru tahun 2007 dan 2008 untuk bidang studi tertentu. Dengan adanya perubahan kode dan nama bidang studi tersebut, maka pemilik Sertifikat Pendidik tahun 2007 dan 2008 akan mengalami perubahan nomor peserta dan bidang studi sertifikasi guru sebagaimana tercantum dalam Sertifikat Pendidik.

Mekanisme konversi nomor kode dan bidang studi sertifikasi guru sebagai berikut:

1. Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota mengusulkan penyesuaian nomor kode dan nama bidang studi sertifikasi guru kepada Ketua Rayon LPTK dengan melampirkan dokumen yang diperlukan antara lain: a. Sertifikat Pendidik yang dilegalisasi oleh Kepala Sekolah. b. SK tugas mengajar sejak mendapat Sertifikat Pendidik (Tahun 2007-2008) hingga 2012 yang dilegalisasi oleh kepala sekolah dan Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota. c. Ijasah S-1/D-IV. 2. Rayon LPTK melakukan penelaahan usulan kemudian menyetujui atau tidak menyetujui usulan penyesuaian tersebut didasarkan atas pertimbangan akademik. 3. Menerbitkan Surat Keterangan penyesuaian nomor kode dan bidang studi sertifikasi guru bagi yang disetujui dan mengirimkan kepada Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota. 4. Mengirimkan Rekap hasil penyesuaian kepada Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pendidikan dan Kebudayaan dan Penjaminan Mutu Pendidikan up. Kepala Pusat Pengembangan Profesi Pendidik, dan Kepala LPMP.

Untuk memahami Kode Bidang Studi Sertifikasi Guru 2012 silakan view dan download :




View | Download


Penyesuaian Nomor Kode Bidang Studi Bagi Guru yang Diangkat Dalam Jabatan Pengawas

Pengawas mulai mengikuti sertifikasi guru pada tahun 2009 setelah ditetapkannya Peraturan Pemerintah Nomor 74 tentang Guru. Substansi yang diujikan pada proses sertifikasi bagi pengawas pada tahun 2009 s.d 2011 penekanannya pada kompetensi kepengawasan. Nomor kode bidang studi bagi pengawas yang diberikan didasarkan atas kelompok rumpun bidang studi. Sesuai dengan kebijakan pembinaan dan pengembangan profesi guru, maka Pengawas harus memiliki kompetensi sebagaimana profesi guru. Oleh karena itu, nomor kode dan nama bidang studi sertifikasi bagi pengawas perlu disesuaikan dengan berpedoman pada kompetensi guru dengan nomor kode yang telah ditetapkan. Salah satu dasar pertimbangan penetapan penyesuaian nomor kode dan bidang studi sertifikasi bagi pengawas adalah bidang studi atau jurusan pada latar belakang pendidikan S-1/D-4.

Read More...

Prinsip Sertifikasi Guru 2013

Untuk tahun 2013 kuota sertifikasi guru 100.000 guru, menjadi 350.000 guru, dibandingkan dengan tahun sebelumnya. Menurut Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Mohammad Nuh di Jakarta, Jumat (24/8), penambahan kuota sertifikasi guru ini untuk mengejar target penyelesaian sertifikasi guru pada tahun 2015 sesuai dengan amanat Undang-Undang Guru dan Dosen. Peserta sertifikasi untuk tahun depan harus lolos uji kompetensi awal yang dimulai pada 2012 ini. Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan juga akan mencari solusi pembayaran tunjangan profesi guru yang sering terlambat dan dipotong. Berikut kami sampaikan Prinsip Sertifikasi Guru 2013, semoga bermanfaat!

  1. Penetapan peserta dilaksanakan secara berkeadilan, objektif, transparan, kredibel, dan akuntabel

    a. Berkeadilan, semua peserta sertifikasi guru ditetapkan berdasarkan urutan prioritas usia, masa kerja, dan pangkat/golongan. Guru yang memiliki rangking atas mendapatkan prioritas lebih awal daripada rangking bawah.

    b. Objektif, mengacu kepada kriteria peserta yang telah ditetapkan.

    c. Transparan, proses dan hasil penetapan peserta dilakukan secara terbuka, dapat diketahui semua pihak yang berkepentingan.

    d. Kredibel, proses dan hasil penetapan peserta dapat dipercaya semua pihak.

    e. Akuntabel, proses dan hasil penetapan peserta sertifikasi guru dapat dipertanggungjawabkan kepada pemangku kepentingan pendidikan secara administratif, finansial, dan akademik.

  2. Berorientasi pada peningkatan mutu pendidikan nasional

    Sertifikasi guru merupakan upaya Pemerintah untuk meningkatkan mutu guru dan oleh karenanya guru yang lulus sertifikasi dan mendapatkan sertifikat pendidik harus dapat menjamin (mencerminkan) bahwa guru yang bersangkutan telah memenuhi standar kompetensi guru yang telah ditentukan sebagai guru profesional. Sertifikasi guru yang dilaksanakan melalui berbagai pola, yaitu penilaian portofolio, PLPG, dan PSPL, dipersiapkan secara matang dan diimplementasikan sebaik-baiknya sehingga dapat dipertanggungjawabkan secara akademik. Guru yang lulus sertifikasi dengan proses sebagaimana tersebut di atas akan berkontribusi terhadap peningkatan mutu pendidikan nasional.

  3. Dilaksanakan secara taat azas

    Sertifikasi guru dilaksanakan sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku dan mengacu pada buku Pedoman Sertifikasi Guru yang telah diterbitkan oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.

  4. Dilaksanakan secara terencana dan sistematis

    Pelaksanaan sertifikasi guru didahului dengan pemetaan baik pada aspek jumlah, jenis mata pelajaran, ketersediaan sumber daya manusia, ketersediaan fasiltas, dan target waktu yang ditentukan. Dengan pemetaan yang baik, maka diharapkan pelaksanaan sertifikasi guru dapat berlangsung secara efektif dan efisien serta secara nasional dapat selesai pada waktu yang telah ditetapkan.

Read More...

Materi UKG dan Materi UKA Berbeda

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) menegaskan bahwa sertifikasi guru tetap dilaksanakan sekalipun digelar pula Uji Kompetensi Guru (UKG). Perlu difahami, bahwa materi yang diujikan dalam UKG berbeda dengan materi Uji Kompetensi Awal (UKA) dalam proses sertifikasi guru. Materi sertifikasi itu beda dengan UKG. Oleh karena itu, kenapa ada UKG? Karena ada sesuatu yang baru. Karena Kemendikbud ingin merubah dan pemerintah merasa bahwa dengan UKA saja tidak cukup.

Sebagaimana kita ketahui bahwa uji kompetensi awal terdiri dari kisi-kisi dan butir soal. Soal UKG dikembangkan oleh Tim Ahli dengan bentuk soal obyektif tes jenis pilihan ganda dengan 4 opsi pilihan jawaban. Komposisi instrumen tes adalah 30% kompetensi pedagogik dan 70% kompetensi profesional dengan waktu pengerjaan soal ujian adalah 120 menit dan jumlah soal maksimal 100 butir soal. Kecuali guru Tuna Netra waktu yang diberikan 180 menit.

Aspek kompetensi yang diujikan

1. Kompetensi Pedagogik Standar kompetensi pedagogik sesuai dengan Permendiknas sebagai berikut:



a. Mengenal karakteristik dan potensi peserta didik

b. Menguasasi teori belajar dan prinsip-prinsip pembelajaran yang efektif

c. Merencanakan dan mengembangkan kurikulum

d. Melaksanakan pembelajaran yang efektif

e. Menilai dan mengevaluasi pembelajaran Kompetensi yang diinginkan adalah konsistensi penguasaan pedagogik antara content dengan performance,yaitu bukan sekedar penguasaan guru tentang pengenalan peserta didik, model belajar, perencanaan, pelaksanaan, evaluasi, tetapi tes yang mampu memprediksi bagaimana guru mengintegrasikan kelimanya dalam pelaksanaan pembelajaran.

2. Kompetensi Profesional



a. Penguasaan materi, struktur, konsep dan pola pikir keilmuan yang mendukung mata pelajaran yang diampu.

b. Mengembangkan keprofesian melalui tindakan reflektif

c. Konsistensi penguasaan materi guru antara content dengan performance:

- teks, konteks, & realitas

- fakta, prinsip, konsep dan prosedur

- ketuntasan tentang penguasaan filosofi, asal-usul, dan aplikasi ilmu

Kisi-kisi dan soal UKG dijabarkan berdasarkan:



a. Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 16 Tahun 2007 tentang Standar Kualifikasi Akademik dan Kompetensi Guru.

b. Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 22 Tahun 2006 tentang Standar Isi.

c. Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 27 Tahun 2008 tentang Standar Kualifikasi Akademik dan Kompetensi Konselor.

d. Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 32 Tahun 2008 tentang Standar Kualifikasi Akademik dan Kompetensi Guru Pendidikan Khusus

e. Keputusan Direktur Jenderal Manajemen Pendidikan Dasar dan Menengah Nomor 251/C/KEP/MN/2008 tentang Spektrum Keahlian Pendidikan Menengah Kejuruan.

Read More...

Tentang Sertifikasi Guru di Aceh

Sekitar 4.900 orang guru dari berbagai jenjang pendidikan di Provinsi Aceh dinyatakan tidak lulus ujian sertifikasi pada tahun 2012 ini. Dari 6.700 yang ikut, hanya 1.800 yang dinyatakan lulus, sedangkan selebihnya harus mengikuti ujian ulang. Ketua PGRI Aceh, Ramli Rasyid mengungkapkan, dengan banyaknya guru tidak lulus sertifikasi ini tentu sangat memprihatinkan bagi semua pihak. Namun, hal ini bukanlah kesalahan guru semata, tetapi banyak faktor penyebabnya yang harus segera dicari solusinya.

Salah satu solusinya, PGRI Aceh mendesak Pemerintah Pusat melalui Kemdikbud untuk mengubah sistem dan pola yang digunakan dalam ujian sertifikasi bagi guru. Sebab, kondisi ini bukan saja terjadi di Aceh tetapi secara umum di Indonesia. Dijelaskan, banyak persoalan yang muncul saat dilakukan ujian secara serentak dan diklat sebelum ujian dilakukan terlalu lama hingga 9 hari baru kemudian dilanjutkan ujian sertifikasi.

Waktu yang terlalu panjang itu membuat konsentrasi guru terpecah-pecah, apalagi mereka datang ke Banda Aceh dari berbagai daerah dengan menggunakan dana sendiri, baik untuk transportasi maupun penginapan serta kebutuhan lain. Sementara Ketua Kobar GB, Sayuthi Aulia mengungkapkan, berdasarkan hasil investigasi yang mereka lakukan, ternyata besarnya jumlah guru yang tidak lulus sertifikasi dikarenakan adanya indikasi dari permainan dari pihak penyelenggara dari Lembaga Pendidikan Tenaga Kependidikan (LPTK) dari FKIP Unsyiah.

Dikatakan, LPTK yang menyelenggarakan Pendidikan Latihan Profesi Guru (PLPG) melakukan permainan yang berakibat ribuan guru mengalami kerugian, sehingga mereka tidak lulus ujian sertifikasi meskipun sudah 9 hari mengikuti PLPG. Berdasarkan investigasi dan informasi yang diperoleh dari"orang dalam" LPTK, Kobar GB menemukan bukti ketidaklulusan ribuan guru itu merupakan faktor kesengajaan agar LPTK bisa menggelar ujian susulan guna menghabiskan anggaran yang tersedia.

Indikasi ini semakin diperkuat dengan dilakukannya ujian ulang sertifikasi secara mendadak, sehingga banyak guru yang tidak bisa ikut bahkan tidak sedikit pula yang tidak mau ikut karena kecurangan mulai tercium kalangan guru. Ironisnya lagi, lanjut Sayuthi, para guru yang tidak lulus itu umumnya mengikuti ujian lokal yang soalnya dibuat LPTK FKIP Unsyiah sendiri, sedangkan ujian yang berstandar nasional yang soalnya dibuat pusat, umumnya lulus.

Meskipun demikian, baik Ramli maupun Sayuthi tidak sepakat jika LPTK itu diganti, yang perlu dibenahi adalah orang-orang di dalamnya yang berlaku tidak profesional dan merusak kepercayaan dari Kementrian Pendidikan sebagai satu-satunya lembaga yang berhak melakukan PLPG dan ujian sertifikasi guru di Aceh. "Jika ingin membenahi LPTK, bukan lembaganya yang dihapuskan, namun orang-orangnya yang tak profesional harus segera diganti," tandas Ramli.

Demikian info tempat Sertifikasi Guru di Aceh, semoga bermanfaat!. Terima kasih!

Sumber : Harian Analisa

Read More...