Tuesday, August 27, 2013

382 Guru Pontianak Akan Ikuti Sertifikasi 2013

Advertisement

Sebanyak 387 guru se-Kota Pontianak Kalbar mengikuti sosialisasi sertifikasi yang diadakan oleh Dinas Pendidikan Kota Pontianak, Rabu (14/8) di Gedung Pontianak Convention Centre. “Sosialisasi sertifikasi guru ini penting untuk mempersiapkan calon peserta dalam mengikuti ujian sertifikasi guru.

“Saya berharap dengan semakin banyaknya yang paham tentang seluk-beluk sertifikasi dan aturannya, mereka bisa lulus dengan baik,” ujar Wali Kota Pontianak Sutarmidji tak lama setelah secara resmi membuka sosialisasi sertifikasi tersebut.

Meskipun ada beberapa guru yang ikut uji sertifikasi ulang, namun Sutarmidji menargetkan tahun ini semua peserta bisa lulus sertifikasi. “Saya lebih senang kalau semua guru itu sudah sertifikasi karena kita tidak perlu lagi memikirkan bagaimana merekrut guru baru lantaran guru-guru yang sudah sertifikasi itu wajib mengajar 24 jam lamanya per minggu sehingga bisa diatur di mana saja guru tersebut mengajar,” paparnya.

Kata Sutarmidji, hingga sekarang masih ada sekitar seribu lebih guru yang belum bersertifikasi, dan Kota Pontianak termasuk yang terbesar jumlah guru yang sudah bersertifikasi se-Kalimantan Barat.

Jumlah tenaga pendidik atau guru di Kota Pontianak diakuinya masih kurang sehingga kebutuhan guru masih belum terpenuhi. Apalagi kuota penerimaan pegawai negeri sipil di lingkungan Pemerintah Kota Pontianak yang ditentukan oleh Kementerian Pemberdayaan Aparatur Negara tahun ini hanya sebanyak 50 orang. Dari jumlah 50 orang tersebut, Pemkot mengajukan 20 orang untuk posisi tenaga medis, 20 orang guru dan 10 orang tenaga administrasi.

“Sebenarnya kita berharap kuota yang diberikan 350 orang, dengan rincian 150 tenaga medis, 150 guru dan 50 tenaga administrasi. Namun dari Kementerian PAN sudah menetapkan hanya 50 orang penerimaan CPNS tahun ini,” imbuhnya.

Orang nomor satu di Pemerintahan Kota Pontianak ini, khawatir jika kuota penerimaan pegawai yang diberikan pemerintah pusat terbatas, ada kemungkinan Pemkot mengalami defisit dalam bidang sumber daya manusia. “Tahun ini saja yang pensiun hampir 200 pegawai. Kalau dua tahun lagi kita hanya diberikan kuota 50 pegawai, kita bisa defisit pegawai,” ujarnya.

Kepala Dinas Pendidikan Kota Pontianak, Mulyadi menambahkan jumlah guru yang belum disertifikasi sebanyak 1.200 orang. “Kalau yang 387 orang ini lulus sertifikasi semua, berarti jumlah keseluruhan guru yang sudah sertifikasi 3 ribu lebih atau 80 persen guru se-Kota Pontianak sudah sertifikasi,” kata Mulyadi.

Dari data yang dirilis Kemdikbud, di Kota Pontianak ada sekitar 382 peserta sergur 2013 yang dipastikan akan mengikuti sertifikasi guru tahun 2013.


Semoga bermanfaat, Amin Ya Allah Ya Rabbal Alamin!


Disusun oleh Team sertifikasi-guru.com

Related Articles:

0 comments:

Post a Comment